Atlet Angkat Berat Kolombia Tewas Ditembak Setelah Cekcok di Klub Malam

Wednesday, December 6th, 2017

Atlet Angkat Berat Kolombia Tewas Ditembak Setelah Cekcok di Klub Malam

Kabar duka datang dari atlet angkat berat asal Kolombia, Edwin Mosquera Roa. Pria berusia 32 tahun tersebut dilaporkan tewas dengan luka tembak di bagian kepala setelah cekcok dengan seseorang di sebuah klub malam di negaranya.

Menurut kabar yang dimuat The Sun, Edwin Mosquera Roa yang pernah mewakili Kolombia di pentas Olimpiade Rio 2016 dalam cabang olahraga angkat besi, menghembuskan nafas terakhirnya dengan dua luka tembak di bagian kepala dan lutut. Berdasarkan keterangan saksi mata di tempat kejadian perkara, sang atlet didor beberapa kali oleh seorang pria yang sempat terlibat adu mulut dengannya di sebuah tempat hiburan malam di Palmira pada Minggu, 3 Desember 2017 WIB lalu.

Kabar duka ini sendiri telah dikonfirmasi Federasi Angkat Berat Kolombia melalui akun jejaring sosial Twitter resmi mereka. Selain ucapan duka, Federasi juga menyampaikan pujian tinggi terhadap kiprah apik sang atlet selama mengikuti Olimpiade.

“Federasi Angkat Berat berkabung, Edwin Mosquera, atlet luar biasa yang mewakili Kolombia di Olimpiade Rio 2016, meninggal dunia, dan ucapan belasungkawa terdalam kami sampaikan kepada pihak keluarga dan para kerabatnya,” demikian pernyataan resmi mereka.

Edwin Mosquera Roa lahir di Choco di utara barat Kolombia pada tanggal 26 Juli 1985 silam. Dia tercatat sebagai atlet angkat beban yang finis di posisi 7 pada cabang olahraga angkat berat nomor 69 kg saat tampil di pentas Olimpiade Rio 2016 lalu. Selain atlet, Roa juga dikenal sebagai seorang tentara Kolombia yang sudah mengabdi kurang-lebih 14 tahun lamanya di Battalion of Engineers Agustin Codazzi of Palmira.

Terkait kasus penembakan yang merenggut nyawanya, Pemerintah Kolombia sendiri memberikan penanganan khusus. Pihak berwajib di negara setempat telah mengumumkan sayembara untuk memburu pelaku penembakan, dengan menyediakan hadiah berupa uang sebesar 2.500 poundsterling atau setara dengan Rp45,38 juta untuk setiap informasi tentang tragedi pembunuhan tersebut. Angka cukup besar ini sendiri dirasa pantas, sepadan dengan keberhasilannya finis di peringkat 7 Olimpiade Rio 2016.

-SH-


Leave a Reply